Istilah yang Sering Disalah Artikan Di Dunia Anime

Istilah yang Sering Disalah Artikan Di Dunia Anime

Dunia anime bukan hanya sekedar animasi yang hanya dapat kita tonton saja, banyak hal yang dapat kita nikmati dari sesuatu yang bernama anime ini. Hal tersebut bisa berupa apa saja, contohnya istilah-istilah yang dapat banyak kita temukan di ruang lingkup anime. Beberapa orang mulai mempelajari istilah ini dan telah menjadikannya hal yang distinguishable (dapat dibedakan).

Okeh, istilah apa yang telah anda ketahui di dunia anime? Saya yakin, cukup banyak istilah yang sudah anda ketahui, namun yakinkah istilah tersebut sudah sesuai dengan maknanya. Saya sendiri sering melihat orang-orang berdiskusi di grup ataupun komunitas anime lainnya mereka berdiskusi menggunakan istilah yang salah, seperti NTR adalah cinta segitiga, penyuka anime sama dengan wibu, Payudara sering disebut *ppai.

Oke, untuk itu saya ingin mencoba membahas istilah-istilah yang sering disalah artikan. Sebelumnya jika ada kekeliruan dalam tulisan saya ini, mohon maaf dan mohon koreksinya dari anda.

#1. Wibu

Anda yang membaca artikel ini pasti sudah familiar dengan istilah ini. Namun, tahukah anda apa sebenarnya makna dari wibu ini? Sejak pertama kali mendengar istilah ini, saya coba mencari arti kata wibu, "kenapa sih harus disebut wibu?". Setelah saya cari sana sini, akhirnya saya bertemu beberapa artikel yang layak dipercaya dan memiliki inti yang sama. Salah satunya adalah artikel dari wikipedia yang berbunyi:
Patrick Lafcadio Hearn atau Koizumi Yakumo (小泉 八雲)l.b, seorang cendekiawan internasional berdarah Irlandia-Yunani dan juga seorang penulis yang terkenal akan ketertarikannya yang kuat pada kebudayaan Jepang.

Japanofilia (Bahasa Inggris: Weeaboo, dibaca: Wibu) adalah ungkapan yang ditujukan kepada seseorang yang terobsesi dengan budaya Jepang secara berlebihan atau bertingkah laku seakan-akan mereka tinggal di Jepang, meskipun mereka bukan warga negara Jepang dan tidak tinggal di Jepang. Japanofilia dianggap terbelakang karena mereka dianggap kurang menghargai budaya bangsa dan negaranya sendiri (untuk yang sudah tingkat parah). Japanofilia merupakan kebalikan dari Japanofobia. Seseorang yang memiliki sifat Japanofilia disebut Japanofile,[1] (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Japanofilia)

Sejauh ini mungkin paham dengan penjelasan diatas.
  1. Wibu: orang yang terobsesi secara berlebihan pada budaya jepang (termasuk anime, manga, dll)
  2. Otaku: orang yang fokus terhadadap kegemarannya. (Seperti otaku anime, otaku gamr, dll)
  3. Animer/Anime Lover: Orang yang menyukai anime, ada yang menyukai animenya saja ada juga orang yang suka sampai seluk-beluk bahkan bagian terdalam dari animenya (disebut otaku anime)


Sebagian besar hanya pendapat saya, tapi bukan berarti tanpa landasan yang jelas. Saya sering mendegarkan orang mendiskusikan hal ini, tentu saja saya juga mencari beberapa sumber untuk meyakinkannya.

Untuk lebih detilnya silakan baca artikel berikut, Perbedaan Wibu dan Otaku.

#2. NTR (Netorare)

Apa yang anda tahu tentang anime NTR? Apakah cinta segitiga?

Cinta segitiga itu bukan NTR, namun NTR bisa dikatakan cinta segitiga.

Masih bingung tentang makna NTR sebenarnya? Simak penjelasan berikut.

Secara harfiah NTR/Netorare dapat diartikan “kekasihmu diambil orang lain”. Namun karena gabungan kata Netorare sendiri mengandung kata “diambil” dan “tidur” maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar bisa dikatakan NTR.

Si cowok berpacaran  dengan heroine A. Wajib ada hubungan kekasih seperti ini.
Tapi si cowok berhubungan terlarang dengan heroine B. Harus ada kejadian sampai "berhungan intim" seperti ini, juga berlaku jika si heroine A yang berhungan dengan cowok lain.

Jadi, jika antara si cowok dan heroine A tidak pacaran dan si cowok atau heroine A berhubungan terlarang dengan orang lain, maka hal tersebut tidak dapat dikatakan NTR.

Untuk lebih jelasnya bisa baca artikel tentang makna Makna NTR yang sebenarnya

#3. Oppai

Penyebutan payudara untuk karakter wanita dalam anime sebenarnya bukan oppai. Dalam anime sendiri penyebutan payudara sering disebut mune yang berarti dada dalam Bahasa Indonesia. Namun, untuk membedakan ukuran payudara orang jepang menyebut oppai untuk payudara berukuran besar dan pettan untuk ukuran payudara kecil/rata.

Jadi jangan salah paham lagi tentang ini ya.


Jika ada tambahan atau koreksi, silakan tulis dikomentar